Bupati Loekman Lakukan Pemukulan Gong Sebagai Tanda Dimulainya Grand Final Muli Makhanai

Berita Seni Budaya, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. — Kebudayaan merupakan suatu hal yang kompleks untuk mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat- istiadat, dan kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Pesan singkat ini disampaikan langsung Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, saat memberikan sambutan pada acara Grand Final Muli Mekhanai di Lapangan Merdeka Kota Gajah, Kamis 20 Juni 2019.

“Budaya juga merupakan pantulan cermin martabat bangsa, serta memiliki nilai-nilai luhur yang harus terus dilestarikan dan diwariskan agar dapat dicerna dan dihayati masyarakat. Dan Seni bukan hanya mewujudkan lahiriyah suatu kebudayaan, tapi mengandung makna dan syarat dengan nilai-nilai yang dapat dijadikan acuan kehidupan. Termasuk diapresiasikan melalui festival budaya yang dilaksanakan kali ini,” ujar bupati.

Oleh karena itu Loekman berharap kegiatan tersebut dapat mempersatukan budaya yang ada di Lamteng, dimana Kabupaten Lampung Tengah memiliki berbagai macam suku dengan adat-istiadat serta budaya yang berbeda. Namun perbedaan tersebut janganlah dijadikan penghalang, justru harus dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa.

“Melalui Festival Kopiah Emas ke 6 ini mari kita ciptakan rasa persaudaraan dan semangat kebersamaan untuk bergotongroyong membangun Kabupaten Lampung Tengah, ” tutur orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini.

Dalam kegiatan teraebut, Bupati Loekman Djoyosoemato didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Lamteng, Hj. Ellya Lusiana Loekman dan beberapa Kepala Dinas melakukan pemukulan Gong sebagai pertanda dimulainya Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai. Bupati juga menyempatkan diri meninjau pelaksanaan khitanan massal yang berlangsung di Puskesmas Kota Gajah.

“Kegiatan sunatan massal ini didukung oleh Baznas Lamteng. Saya sangat apresiasi apa yang dilakukan Baznas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami harap kedepan Baznas lebih meningkatkan kiprah nya,” ungkap Loekman.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Lamteng, Dra. Mardiana menambahkan, Pemilihan Muli Mekhanai bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kearifan budaya lokal daerah Lampung.


“Saya atas nama pemerintah berharap, Pemilihan Muli Mekhanai ini dapat membantu untuk mempromosikan Kabupaten Lampung Tengah sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan, agar memiliki daya saing di tingkat Nasional,” ujarnya.

Pantauan media dilokasi, Pemilihan Muli Mekhanai dan Lomba Tari Kreasi Daerah tersebut diisi dengan kegiatan bhakti sosial seperti sunatan massal, donor darah dan pemberian vitamin. Kegiatan bhakti sosial yang melibatkan Baznas, Dinas Kesehatan, PMI dan Puskesmas itu diikuti peserta sebanyak 60 orang, yang terdiri dari 10 orang dari Dekranasda dan 50 orang warga Kota Gajah.

Berita Seni Budaya, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *