Dua Jenis Pupuk NPK Ponska dan SP36 Langka Sejak Awal 2019

Berita Ekonomi, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. — Sempat tersendat distribusinya sejak awal 2019, dua jenis pupuk subsidi produk Petrokimia Gresik di Kotagajah, Lampung Tengah benar-benar menghilang dua pekan terakhir. Akibatnya, para petani mengeluh.

Marna, seorang petani dari kelompok tani Mekar Rahayu di Kota Gajah Timur, Kecamatan Kota Gajah, mengatakan saat ini para petani membutuhkan pupuk jenis NPK Ponska dan SP36. Tetapi, kedua jenis pupuk subsidi tersebut tidak tersedia di pengecer.

“Ini padi baru ditanam, jadi butuh pupuk. Hal seperti ini sering terjadi di awal musim tanam,” kata Marna.

Hal yang sama juga disampaikan Tia, Warga Tanjung Perak, Kecamatan Kotagajah, Lampung Tengah. Dia mengeluhkan tidak adanya stok pupuk subsidi jenis NPK dan SP 36. Dua jenis pupuk bersubsidi tersebut dikatakan tidak tersedia di kios-kios pengecer selama dua pekan terakhir.

“NPK Phonska dan SP 36 kosong di kios. Kalau Urea, masih banyak,” tegasnya.

Petani mendesak distributor segera menyalurkan pupuk ke pengecer agar tanaman padi bisa dipupuk tepat pada waktunya. Sehingga produksi tidak turun.

“Kalau pemupukan awal terlambat, bisa berpengaruh terhadap produksi,” kata Tia.

Zulkifli, pemilik salah satu kios pengecer pupuk subsidi di Kecamatan Kotagajah, menjelaskan, sejak awal 2019, hanya pupuk subsidi jenis Urea yang lancar pendistribusiannya di tingkat kios dan petani. Sedangkan NPK Ponska dan SP 36 tersendat, bahkan kosong sama sekali dua pekan terakhir. Hal itu tak hanya di kiosnya, menurut Zulkifli, ia mendapat informasi di kios-kios lain se Kota Gajah juga kosong.

“Kalau untuk Urea, stok kita di kios banyak. Tapi untuk jenis NPK Ponskha dan SP-36 tidak ada stok alias kosong sama sekali. Karena memang belum ada pengiriman sejak awal 2019 ini,” kata Zulkifli sambil menjelaskan di kecamatan lain kios pengecer sudah beberapa kali menerima NPK Ponska dan SP 36.

Berita Ekonomi, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com.(Asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *