Wakil Bupati Loekman: Jadikan Ibadah Qurban Menjadi Gaya Hidup Untuk Membantu Sesama

Berita Umum, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. — Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto Sholat Idul Adha di masjid Syuhada Gunung sugih

Bersama jajaran Forkompimda loekman berjalan kaki menuju masjid syuhada yang tidak jauh dari rumah dinas wakil,dalam sambutan wakil mengatakan
Hari Raya Idul Adha merupakan momentum yang tepat bagi kita untuk meningkatkan semangat rela dan ikhlas mengorbankan sesuatu yang kita miliki dan kita

cintai demi kepentingan yang lebih besar. Sesungguhnya semua hal yang kita miliki, baik harta, keluarga, pangkat, deraj at, dan semua nikmat yang kita rasakan pada hakikatnya merupakan titipan dan amanah dari Allah Subhanaa Wata’ala, yang harus kita syukuri dan kita gunakan sesuai dengan ajaran agama. “Inna a’toina kalkausar, Fasollilirobbika wanhar, Innasyaniaka huwal abtar”bebernya.

. Yang artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus”. (QS AlKautsar (1-3)
Alhamdulillah pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkesempatan memberikan bantuan 10 ekor sapi yang disebarkan ke 9 kecamatan untuk dibagikan kemasyarakat.

Dua ekor di kecamtan Gunung sugih,sedangkan terbanggi besar,way seputih,rumbia,bumi nabung,bandar mataram,bangun rejo dan sendang agung masing masing satu ekor.(22/8)

Ibadah qurban yang kita laksanakan, memberikan pesan penting bahwa pengorbanan apapun yang dilakukan ikhlas semata-mata mengharapkan ridha Allah Subhana Waata’ala disertai dengan sabar dan tawakal, yang pada akhirnya akan mendapatkan balasan berlipat ganda yang lebih baik dari Allah Subhana Waata’ala

Dalam kaitannya dengan itu, saya percaya bahwa umat islam di Kabupaten Lampung Tengah tentu tidak memaknai ibadah qurban sebatas penyembelihan hewan dan membagikannya kepada saudara-saudara kita yang hendak menerima semata, akan tetapi lebih dari itu, pada hakikatnya ada makna filosofis yang perlu kita gali dibalik peristiwa besar tersebut, yaitu mengajarkan untuk mencintai sesama, saling menolong, dan saling memberi.

Untuk itu, melalui momentum ini saya ingin mengajak kita semua, mari jadikan ibadah qurban menjadi gaya hidup untuk membantu sesama. Karena orang-orang yang senantiasa berqurban akan memperoleh tempat yang paling tinggi di sisi Allah Subhana Waata’ala.

Sementara kadiskominfo Sarjito usai sholat idul adha,bahwa untuk tahun ini lampung tengah data yang kita peroleh dari tipa kecamtan jumlah korban hewan ada 10300 dengan rincian 2800 sapi,dan 7500 kambing yang tersebar di kecamtan kecamtan.

Usai sholat wabub bersama jajaran mengajak warg Gunung sugih untuk makan bersama di rumah dinas wakil.

Berita Umum, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. (Asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *