Salah Satu Pelaku Pencuri Kotak Amal Berhasil Ditangkap Warga Diserahkan Ke Polsek Seputih Banyak Lampung Tengah

Berita Hukum.LAMPUNG TENGAH.lamteng.com. — Dua dari salah satu Pelaku yang berhasil ditangkap warga berinisial OE Als Oki (21), Alamat Pasar Sukadana Rt 018 Rw 006 Desa Pasar Sukadana Kec Sukadana Kab. Lampung Timur, Senin (09/08/2021) sekira Jam 00.30 WIB.

Menurut keterangan Kapolsek Seputih Banyak Iptu Tarmuji, SH, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Oni Prasetya, S.IK Dua Pelaku Pelaku datang ke Masjid Al – Muslimun Kampung Siswo Bangun Kec Seputih Banyak Lampung Tengah, dengan mengendarai sepeda motor merk Yamaha Type B3B A/T, warna Putih, tidak di lengkapi Nopol masuk ke dalam halaman Masjid, Minggu (08/08/2021) sekira jam 22.15 WIB.

Kedua Pelaku langsung ke masuk ke dalam kamar mandi yang berada di masjid tersebut, kemudian kedua pelaku melihat sebuah kotak amal dan lalu membuka kotak amal yang terbuat dari kaca dan tidak dalam keadaan terkunci, hanya di ikat oleh kawat Lalu kedua pelaku mengambil sejumlah uang yang berada di dalam kotak amal tersebut yaitu sebesar Rp.64.000,- (enam puluh empat ribu rupiah).

Setelah selesai kedua pelaku jalan menuju ke motornya yang di parkir di depan halaman masjid, dan salah satu dari pelaku langsung dipegang oleh warga setempat karena ketahuan mengambil uang di dalam kotak amal masjid tersebut kemudian 1 pelaku melarikan diri, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek seputih Banyak.

Setelah menerima laporan Kapolsek Iptu Tarmuji Bersama Kanit Reskrim dan Anggota langsung ke Lokasi mengamankan Satu Pelaku berikut barang buktinya Uang tunai sebesar Rp. 64.000,- (enam puluh empat ribu rupiah), 1 (satu) buah kotak amal yang terbuat dari kaca dan di ikat dengan kawat, 1 (satu) unit sepeda motor Merk Yamaha Type B3B A/T, No Pol BE 4818 FI Warna putih, berikut 1 (satu) buah jaket switer warna hitam Untuk di bawa ke Polsek Seputih Banyak, kata Tarmuji

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku OE Als Oki dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan pelaku yang lain masih dalam pengejatan Petugas, tegas Tarmuji. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *