Kasat Binmas Polres Lamteng Memberikan Materi Harkamtibmas Kepada Kader Organisasi Tingkat Purwa (Latkorwa) Dan Bela Negara Oleh FKPPI Kab Lampung Tengah

Berita Hukum. LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. —  Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.I.K., S.H, Kasat Binmas Polres Lampung Tengah AKP Kurmen Rubiyanto, SH. MM memberikan Materi kepada Kader Organisasi Tingkat Purwa (Latkorwa) dan Bela Negara oleh FKPPI Kab Lampung Tengah di Aula Hotel Mandarin Lee Kel Yukum jaya Kec Terbangggi Besar Lampung Tengah, Senin (25/01/2021).

Kegitan dihadiri oleh Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto (Pembina FKPPI),. Syahreza, SH,MM Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Pemkab Lamteng, Kapten INF Gunawan Danramil Terbanggi Besar mewakili Dandin 411-0411/LT Dandim Lamteng, AKP. UUS USMAN Wakapolsek Terbanggi Besar mewakili Kapolsek Terbanggi Besar,. Fathol Arifin Camat Terbanggi Besar,. Widyo Wicaksono,SH Ketua Pengurus Cabang 0804 KB-FKPPI,. Supriyanto Ketua PC 0804 Kab. Lamteng,. Joko Slamet, SE Sekretaris PC 0804 Kab. Lamteng serta Perwakilan Anggota FKPPI se Kab. Lamteng tingkat /kabupaten/kecamatan sebanyak 35 peserta.
Pemberian materi Pelatihan Kader Organisasi Tingkat Purwa (Latkorwa) dan Bela Negara yg disampaikan Dandin 411-0411/LT Dandim Lamteng diwakili oleh Kapten INF Gunawan Danramil Terbanggi Besar tentang wawasan kebangsaan.

Pemberi materi berikutnya disampaikan oleh AKP Kurmen Rubiyanto, SH. MM Kasat Binmas Polres Lampung Tengah tentang Harkamtibmas serta Sosial politik disampaikan Pemberi materi dari Dinas Kesbangpol Pemda Lampung Tengah Bpk. Syahreza, SH,MM Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Pemda kab lamteng dilanjutkan oleh FKPPI Sdra Widyo Wicaksono, SH Ketua Pengurus Cabang 0804 KB-FKPPI.
Dalam Kegiatan Pelatihan ini tetap menerapkan protokol kesehatan seperti melaksanakan 3 M + 1T seperti cuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer, menggunakan masker, menjaga jarak aman 1 sampai 2 meter physical distancing serta tidak berkerumun untuk antisipasi Penyebaran Covid-19, demikian pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *