Ketua DPC LSM Basmi Mendesak Banwaslu Menindaklanjuti Keterlibatan Walikota Metro Di Kampanye Pilkada Lamteng

Lampung Tengah, Lamteng.com – Ketua DPC Lembaga Swadaya Masyarakat, Barisan Muda lndonesia (LSM Basmi) Kabupaten Lampung Tengah, Abdul Razak mendesak pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat,  untuk menindaklanjuti terkait, keterlibatan Walikota Metro H. A. Pairin, S.Sos, yang diduga ikut serta dalam kegiatan Kampanye salah satu Pasangan Calon (Paslon),  Musa Ahmad – Ardito Wijaya. Dimana, kampanye digelar dibeberapa Kampung, yang ada di Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, pada Jum’at 9 Oktober 2020.

Ketua LSM BASMI Lampung Tengah Abdul Razak, Mempertanyakan, Dalam kegiatan kampanye politik Pasangan Musa Ahmad dan Ardito Wijaya, Sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah Periode 2021-2026, yang digelar di Kampung Restu Baru (RB 4),  Kampung Restu Buana (RB 5), dan Kampung Bina Karya Mandiri, Kecamatan Rumbia, kehadiran sosok Walikota Metro H. A. Pairin, sebelumnya sudah mengajukan cuti dari jabatannya, atau memang diperkenankan untuk turut serta dalam kegiatan kampanye tersebut, meski masih menyandang jabatan Walikota aktif.

“Apakah keikut sertaan beliau (H.A. Pairin) sebagai juru kampanye salah satu paslon, memang diperbolehkan atau  sudah cuti dari jabatannya. Sementara kita ketahui, bahwa beliau masih aktif sebagai Wali Kota Metro, dan jelas sesuai aturan dan UU bahwa setiap Pejabat Pemerintahan dan ASN yang berstatus aktif harus bersikap netral,” Ujar Razak.

Lanjut Razak Menuturkan, Diketahui, bahwa Ardito Wijaya atau sering disapa Mas Dito, merupakan anak sulung dari H. A. Pairin. Sehingga, kuat dugaan turut sertanya Walikota Metro tersebut, sebagai juru kampanye, merupakan strategi politik, guna membantu mendongkrak suara masyarakat, yang memilih putranya sebagai Calon Wakil Bupati, berpasangan dengan Musa Ahmad Calon Bupati, yang siap melenggang dipanggung politik pada Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak  9 Desember 2020 mendatang.

“Pada dasarnya, Seorang Orang Tua akan berusaha dan berkorban mati-matian demi keberhasilan anaknya, akan tetapi terlepas hal itu, dan terutama dalam hal Pilkada ini, silahkan saja membantu putranya untuk meraih suara masyarakat. Namun, sebaiknya tidak mengabaikan aturan dan Undang Undang Pemilu. Apalagi, beliau (A.Pairin) adalah seorang Walikota, harusnya memberikan contoh kepada masyarakat, untuk senantiasa selalu mentaati aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tutunya.

Selain itu, Abdul Razak yang  juga menjabat sebagai Ketua Relawan Basmi, Team pemenangan Paslon nomor urut (3) Nessy Khalvia Mustafa – lmam Suhadi, meminta pihak Bawaslu untuk dapat menindaklanjuti dan memproses terkait temuan ini. Agar Pilkada di Lamteng, dapat berjalan dengan Bersih, Damai, dan Bermartabat dalam rangka memlilih sosok Pemimpin di Kab.Lamteng untuk lima tahun kedepan.

“Dalam hal ini kita mendesak pihak Bawaslu dan pihak terkait untuk dapat segera menindaklanjuti temuan ini, dan berharap Bawaslu dapat bekerja secara profesional dalam memantau kegiatan masing-masing Paslon pada tahapan kampanye saat ini,” tegas Abdul Razak.

Sampai berita ini di turunkan, pihak Bawaslu belum ada yang bisa di Konfirmasi terkait hal ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *