Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mensosialisasikan Perda No 13Tahun 2017

LAMPUNG TENGAH.Bangkitnusantara com.— Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah dan Anggota DPRD Privisi Lampung Hj. Asih Fatwanita, M.M mesosialisasikan Peraturan Daerah No 13 Tahun 2017.

Senin, 16 Maret 2020, di Balai Kampung Dono Arum, Seputih Agung, Lampung Tengah.

Anggota DPRD Asih Fatwanita mengatakan terbentuknya Perda ini merupakan bentuk keprihatinan Pemprov dan DPRD Lampung terhadap banyaknya angka kekerasan terhadap anak

“Dan salah satu tugas kami sebagai legeslator untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka paham atas hak dan kewajiban sebagai orang tua” ujar Wakil Rakyat dari Dapil Lampung tengah ini.

Ketua LPA Lampung Tengah Eko Yuono, S.P menyambut baik apa yang menjadi program Wakil Rakyat Lampung.

Menurut Eko Lampung tengah darurat kejahatan sexual terhadap anak.

Hingga hari ini sudah ada 19 korban kejahatan sexual dan 1 korban hamil, dan yang menjadi pelaku 75 persen adalah orang terdekat mulai dari paman ayah tiri pacar oknum ustad dan oknum guru.

“perlindungan anak ini sebenarnya menjadi tugas kita bersama bukan menjadi tugas lembaga perlindungan anak atau pemkab tapi menjadi kewajiban kita bersama” ujar Eko.

LPPA Lamteng juga menyoroti rendahnya respon pemkab Lamteng dalam hal penanganan anak yang bermasalah hukum.

“baik menjadi Tsk korban dan saksi padahal jelas UU no 23 Th 2014 memberikan amanah kepada Pemprov dan pemkab untuk urusan Anak berkonflik hukum wewenangnya sudah di Pemprov dan pemkab” ungkap Eko.

terkait anggaran dan penanganan sampai hari 95 persen permasalahan anak berhadapan hukum LPA yang menghandel dari mulai pendampingan rehabilitasi advokasi sampai menyediakan penasehat hukum

“harusnya pemkab lebih respon lagi terkait perlindungan anak ini karena anak2 adalah calon pemimpin masa depan, kita harus bergandengan tangan di dalam penanganan masalah anak” tambah Ketua LPPA.

Menurut Eko, LPA punya SDM yang siap berloborasi bersama Pemkab Lampung Tengah.

hadir dalam acara tersebut camat seputih agung Candra sukma kakam donoarum dan pengurus PC muslimat NU kec seputih agung serta tokoh masyarakat tokoh agama kampung donoarum (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *