Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah Tergeletak Ditanah

Berita Hukum, TANGGAMUS, lamteng.com. – Minggu (25/8) sore, di linimasa media sosial Facebook, “berseliweran” sebuah foto tubuh seorang pria bersimbah darah tergeletak di tanah ditutupi dengan sehelai daun pisang. Foto tersebut diduga kondisi korban pembunuhan.

Dalam foto itu, tampak tubuh seorang pria berperawakan gempal. Korban tergeletak di tanah mengenakan kaos hitam dan celana jins panjang, tanpa alas kaki. Pada tubuhnya juga terdapat sejumlah luka, yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, S.H. saat dikonfirmasi via WhatsApp, membenarkan bahwa foto yang “berseliweran” di media sosial itu adalah korban pembunuhan.

“Iya (pembunuhan). Segera kita ungkap,” ketik Edi Qorinas, mewakili Plh. Kapolres Tanggamus AKBP Joko Bintoro, S.H., S.I.K. pukul 18.34 WIB.

Keterangan nyaris serupa, juga disampaikan oleh Kapolsek Pulaupanggung, Iptu. Ramon Zamora, S.H. melalui pesan WhatsApp.

“Iya sabar, kami lagi di TKP,” balas kapolsek pukul 18.37 WIB.

Sejurus kemudian, tepatnya pukul 19.19 WIB, Kasatreskrim AKP Edi Qorinas, S.H. kembali mengirimkan pesan. Isinya memberikan informasi bahwa pelaku sudah diamankan.

“Pelaku sudah kita amankan,” ketik kasatreskrim.

“Dalam perjalanan ke Mapolres Tanggamus,” ketiknya lagi, pukul 19.21 WIB.

Pun demikian, baik Kapolsek Pulaupanggung Iptu. Ramon Zamora maupun Kasatreskrim AKP Edi Qorinas, belum memberikan keterangan lebih detil terkait peristiwa yang menghebohkan itu.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, diduga lokasi korban pembunuhan itu berada di Pekon Tanjunggunung, Kecamatan Pulaupanggung. Namun ikhwal penyebab kejadian sadis itu, otoritas berwenang belum memberikan keterangan hingga berita ini diturunkan.

Sementara hasil penelusuran dan informasi dari berbagai sumber, lokasi yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) dan masuk wilayah Pekon Tanjunggunung, Kecamatan Pulaupanggung, Tanggamus tersebut merupakan arena sabung ayam, dimana sebelum kejadian dilokasi baru akan dimulai judi sabung ayam.

” Iya, TKP dijadikan lokasi sabung ayam, dan memang sudah sejak lama lokasi itu sebagai tempat sabung ayam, bahkan sebelum kejadian tragis tadi, dilokasi bukan saja sebagai arena sabung ayam, tapi juga ada yang menggelar judi dadu koprok,” beber sumber kepada awak media.

Untuk korban lanjut sumber lainnya, bernama Icun (40) warga Pekon Tekad, Kecamatan Pulaupanggung, Tanggamus sementara pelaku bernama M. Dayan (47) warga Pekon Tanjunggungng, Kecamatan Pulaupanggung,” sesaat sebelum kejadian, korban ini terlihat bersitegang dengan IKH (mantan Anggota DPRD Tanggamus), terkait taruhan sabung ayam, jadi posisinya antara Icun dan IKH ini berhadapan, sementara pelaku (Dayan) posisinya berdiri dibelakang korban, tapi sepertinya korban tidak menyadari jika pelaku yang merupakan adik IKH ini ada di belakangnya, melihat perang mulut antara korban dan IKH semakin tegang dan seperti akan terjadi baku hantam, pelaku langsung menggorok leher korban dari belakang, akibatnya korban langsung ambruk dan meninggal ditempat,” jelasnya.
Berita Hukum, TANGGAMUS, lamteng.com.(Rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *