Polres Lamteng Berhasil Mengungkap 24 Kasus 3C Dalam Operasi Ketupat Krakatau 2019

Berita Umum. LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. — Jajaran Anggota Polres Lampung Tengah (Lamteng) berhasil mengungkap 24 kasus dengan 28 tersangka dalam Operasi Ketupat Krakatau yang digelar 28 Mei hingga Minggu, 16 Mei 2019.

Kapolres Lamteng, AKBP I Made Rasma, menjelaskan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal mendominasi hasil ungkap Operasi Ketupat Krakatau tahun ini.

Ia menjelaskan, 24 kasus itu terdiri dari curas sebanyak 8 kasus, disusul kasus pencurian dengan pemberatan (curat) empat kasus, 2 kasus curanmor, 4 kasus penipuan/penggelapan, 5 kasus senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) dan kasus pencabulan hanya 1 kasus.

Dikatakannya, kesemua 28 tersangka yang berhasil diamankan anggotanya tersebut berkat kerja dan jerih payah jajaran selama ini dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Lamteng. Meskipun kasus begal Mash terbilang tinggi, namun upaya-upaya pencegahan dengan berpatroli terus dilakukan.

“Saya memberikan apresiasi terhadap jajaran, karena selama operasi ketupat kami berhasil mengungkap dua kasus yang sangat menonjol hingga korban meninggal dunia, yakni kasus curas di Kecamatan Pubian dan di Kecamatan Bekri,” beber I Made Rasma kepada sejumlah awak media saat menggelar eskpose dihalaman Mapolres setempat Senin 17 Juni 2019.

Lanjut Kapolres, selain puluhan tersangka, pihaknya juga berhasil menyita sejumlah barang bukti baik dari hasil kejahatan ataupun kendaraan yang digunakan para pelaku saat beraksi. Yakni kendaraan roda dua sebanyak 5 unit, 3 pucuk senjata api beserta 13 butir amunisi, 3 bilah sajam, dan uang tunai sebesar Rp.5 juta.

Berita Umum. LAMPUNG TENGAH, lamteng.com.(Asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *