Wakil Bupati Loekman : Budidaya Ikan Baung Potensinya Sangat Tinggi Di Lamteng

Berita Ekonimi, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. — Budidaya ikan air tawar jenis baung mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan dapat dikembangkan di Wilayah Lampung Tengah, yang di katakan Wakil Bupati Loekman Joyosoemarto saat meninjau kolam ikan baung milik warga Seputih Banyak di Rowo Ireng. Pada, Kamis (19/7).

Loekman menambahkan sungai – sungai yang ada di Lampung Tengah bisa di manfaatkan warga untuk budaya ikan baung,” Memang kita akui memelihara ikan baung tak semudah pelihara ikan lele ataupun patin, tetapi potensi ikan baung sangat besar, apalagi saat ini banyak Rumah Makan Pindang Baung. Nanti kita akan kordinasi dengan Dinas Perikanan bagaimana potensinya pemerintah untuk memeberikan dukungan penuh agar bisa diajak kerja sama, supaya pembelian ikannya dari Lampung Tengah,” bebernya.

Sementara itu, Kadis Perikanan Lampung Tengah Kuswadi Swardi menerangkan, selama ini Lampung Tengah telah menjadi produsen ikan air tawar terbesar di Lampung. Namun untuk ikan baung, diakuinya, ikan jenis ini semakin langka, sementara permintaan sangat tinggi.

Untuk dapat memenuhi permintaan pasar, menurutnya tidak bisa hanya mengandalkan tangkapan alam. “Harus kita budidayakan. Saat ini sudah ada 12 kelompok tani yang siap membudidayakan ikan baung, mereka tersebar di Trimurjo, Simpang Agung, Kota Gajah, Seputih Raman dan Way Seputih,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk nilai jual ikan baung lebih tinggi dibandingkan ikan lainnya. Satu kilogram ikan baung, dijual dalam kisaran Rp 45-60 ribu. Jauh lebih tinggi dibandingkan ikan lele. Dari kandungan gizi, ikan baung juga jauh lebih baik karena mengandung banyak protein.

Bagi masyarakat yang ingin budidaya ikan baung secara mandiri, pihaknya juga menyiapkan bibit baung dengan kisaran harga Rp 300-500 per ekor dengan ukuran 3 cm. ” Terhadap ikan baung, saya rasa ini adalah peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat. Menjamurnya rumah makan dengan menu baung, permintaan terhadap ikan ini terus meningkat,” pungkasnya.

Kita juga akan membuat pelatihan pelatihan petani ikan,agar mempunyai kemmpuan dalam budi daya ikan air tawar yang baik.katanya.(Adv)

Berita Ekonomi, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *