Kadis Lingkungan Hidup Berikan 50 SK Pada Tenaga Honorer Kebersihan

Berita Kesehatan, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Tengah, membagikan 50 SK Dinas kepada tenaga honorer kebersihan Lamteng.

Pembagian SK tersebut diberikan langsung oleh Asisten II Pemkab Lamteng Usman Narawi, dengan di dampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Genta Surimuda, di Lapangan Gunungsugih, Rabu (21/2/2018).

Dengan diikuti 100 tenaga honorer kebersiahan Lamteng, Usman berpesan, di Hari Peduli Sampah Nasional diharapkan tenaga kebersihan mampu menjadi garda terdepan dalam menjadikan Kabupaten yang berjuluk Bumi Beguai Jejamo Wawai menjadai kota yang bersih dari sampah.

“Kalian adalah garda terdepan untuk mewujudkan Lamteng menjadi kota (tepis berseri) dan bersih dari sampah. Saya harapkan dari Gunung Sugih sampai Bandar Jaya, bersih dari sampah,” ucap Usman kepada seluruh tenaga kebersihan honorer Lamteng.

Sementara di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamteng Genta Surimuda mengatakan, bahwa pembangian SK untuk 50 tenaga honorer kebersihan ini merupakan wujud kepastian gaji bagi tenaga honor. Tenaga kontrak yang di berikan SK ini di sama ratakan meski baru bekerja satu bulan sampai dengan tiga bulan.

“Kita bagikan 50 SK untuk tenaga honor yang belum mendapatkan kontrak dari Dinas Lingkungan Hidup. Setelah mendapatkan kontrak, honor kebersihan berhak mendapatkan gaji Rp 600 ribu + Rp 250 uang lembur. Jadi total Rp 850 ribu,” terangnya.

Langkah ini, kata dia, dilakukan untuk kesejahteraan para tenaga kebersihan, karena tugas yang mereka kerjakan terbilang berat. “Harapan kita ini juga untuk memacu semangat para tenaga kebersihan,” imbuhnya.

Mantan Kepala Kesbangpol Lampung Tengah ini menambahkan, Dinas Lingkungan Hidup saat ini telah memiliki sebanyak 9 unit roda empat pengangut sampah dan 6 unit bentor, sebagai alat kerja para tenaga kebersihan.

“Kami akui untuk kendaraan operasional kebersihan baik roda empat maupun bentor masih sangat kurang. Maka untuk tahun depan kita berharap ada penambahan kendaraan operasional kebersihan, dan ini sedang kita ajukan ke Pemda. Kita juga mengusulkan penambahan gaji tenaga honorer kebersihan bisa naik tahun depan,” pungkasnya.

Berita Kesehatan, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. (Asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *