Antisipasi Gagal Panen, Dinas Pengairan Lamteng Gerak Cepat Perbaiki Saluran Irigasi

Berita Ekonomi, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com. Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) merupakan salah satu penyumbang beras terbesar di Provinsi Lampung, bahkan untuk nasional. Maka tak heran kalau Bupati Lamteng Dr. Ir. Hi. Mustafa sangat konsen terhadap upaya-upaya peningkatan produktivitas beras di kabupaten yang dipimpinnya.

Tahun 2017 ini saja, Bupati Mustafa melalui Dinas Pengairan dan Tata Ruang Lamteng telah merealisasikan sejumlah program di bidang pengairan. Salah satunya pembuatan embung yang tersebar pada beberapa kecamatan. Adapun tujuan pembuatan embung sebagai sebagai upaya menjaga stabilitas kelembaban di sekitar daerah persawahan dan mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau

Bupati Mustafa mengatakan tersedianya air yang cukup untuk lahan maka tidak akan ada lagi kekeringan pada lahan sawah petani.

“Meski musim kemarau, insyaallah air akan tetap tersedia karena telah bangun embung. Kalau sudah demikian, petani akan tetap bisa menanam dan panen sampai beberapa kali dalam satu tahun. Hasil akhirnya, penen berlimpah dan kesejahtraan petanipun ikut meningkat,” jelas Mustafa, Kamis (21/12/2017).

Program yang dilakukan, Kata Mustafa, memang harus memiliki efek luas, termaksud untuk masyarakat kecil. Selain dapat mendukung program kedaulatan pangan dan satu juta ton padi per tahun, program yang dilakukan mampu mensejahtrakan peteni. Sehingga prekonomian masyarakat Lamteng akan meningkat.

Tak hanya embung, Bupati Mustafa juga sebelumnya meminta agar seluruh irigasi tersier yang menjadi kewenangan kabupaten lamteng harus tetap diperhatikan dan dijaga. Menindaklanjuti hal itu, Kepala Dinas Pengairan dan Tata Ruang Lamteng Ir. Haris Fadilah, M.M. telah bergerak cepat yakni memperbaiki semua saluran irigasi yang rusak secara bertahap.

“Saluran air kita banyak yang rusak. Berdasarkan data dilapangan banyak saluran telah rusak, baik karena faktor alam maupun makhluk hidup. Karena banyak saluran yang merembes sehingga Bupati menginstruksikan untuk segera diperbaiki. Bahkan, Bupati meminta skala prioritas agar saluran tersier yang rusak menuju petak-petak sawah diperbaiki hingga tuntas melaui Dinas Perairan dan Tata Ruang. Alhamdulillah saluran yang rusak sudah selesai direhabilitasi,” Kata Haris Fadilah.

Ia mengungkapkan, program Dinas Pengairan dan Tata Ruang tahun 2017 fokus pada embung dan rehabilitasi saluran atau irigasi tersier menuju lahan persawahan. Kemudian program lainya adalah normalisasi sungai yang ada di Lamteng.

“Pembuatan embung kita bangun di tiga kecamatan dengan total enam titik yakni kecamatan Kali Rejo ada tiga titik embung dan mampu menyuplai kebutuhan air untuk 43 hektar lahan sawah. Selanjutnya di kecamatan Bangunrejo ada satu titik dan mampu menyuplai 60 hektar. Kemudian kecamatan di Seputih Agung dan Pubian dimana masing-masing dinagun satu titik.”pungkasnya.

Berita Ekonomi, LAMPUNG TENGAH, lamteng.com.(IA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *