Rentetan Tabrakan Kapal Perang, Komandan Armada Pasifik AS Mundur

Lamteng, WASHINGTON – Komandan Armada Pasifik Amerika Serikat (AS) Laksamana Scott Swift membuat pengumuman tak terduga tentang pengunduran dirinya. Dia mundur setelah beberapa kapal perang Pentagon tabrakan beberapa waktu lalu dengan korban tewas 17 pelaut.

Pengumuman pengunduran diri Swift ini mengejutkan karena dia baru saja dipromosikan sebagai pemimpin Armada Pasifik AS menggantikan pemimpin sebelumnya, Laksamana Harry Binkley Harris Jr.

Pengumuman itu disampaikan Swift di halaman Facebook-nya, Selasa (26/9/2017). Menurutnya, promosi jabatannya sebagai Komandan Pasifik AS tidak benar.

“Saya telah diberitahu oleh Kepala Operasi Angkatan Laut bahwa saya tidak akan menjadi calon untuk menggantikan Laksamana Harris sebagai Komandan Komando Pasifik AS. Sesuai dengan tradisi dan kesetiaan kepada Angkatan Laut, saya telah mengajukan permintaan saya untuk pensiun,” tulis dia.

Dia tidak meminta tanggal pensiun dengan jelas dengan alasan masih banyak pekerjaan yang harus dia kerjakan untuk saat ini.

Swift, 60, dipromosikan menjadi laksamana pada bulan Mei 2015. Dia menjadi tokoh penting di Armada Pasifik yang didirikan sejak tahun 1941. Sebelumnya, dia pernah bekerja di Pentagon sebagai direktur staf Angkatan Laut.

Selama bertugas di Armada Pasifik AS, serangkaian kecelakaan yang melibatkan kapal perang Angkatan Laut AS terjadi. Dalam insiden terakhir, kapal perusak USS McCain bertabrakan dengan sebuah kapal tanker minyak di sebelah timur Singapura pada bulan Agustus, menyebabkan 10 pelaut AS tewas.

Pada bulan Juni, tujuh pelaut AS tewas ketika kapal perang USS Fitzgerald bertabrakan dengan sebuah kapal kontainer di lepas pantai Jepang.

Kemudian pada bulan Mei, kapal USS Lake Champlain menabrak kapal nelayan Korea Selatan saat beroperasi di lepas pantai timur Semenanjung Korea. Empat bulan sebelumnya, kapal USS Antietam kandas dan menumpahkan 1.100 galon fluida hidrolik di Teluk Tokyo.

Meskipun penyelidikan terhadap tabrakan kapal perang McCain dan Fitzgerald sedang berlangsung, Angkatan Laut AS telah memecat sejumlah orang sehubungan dengan insiden tersebut. Di antara pejabat yang dipecat adalah kapten kapal Fitzgerald dan beberapa pelaut lainnya.

Lamteng.com. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *